Profil ESES









Sejarah berdirinya ESES

Sejarah terbentuknya ESES tidak dapat dipisahkan dari peran Bakso Laris Manis yang telah dibentuk oleh lima penggagasnya pada bulan februari 2009, mereka adalah Syaikhul Islam, Lc.; M. Ali Mahfudh; M. Fajar Ali Qadhafi; Muhammad Asrori, Lc.; dan Ahmad Sirojuddin. Bermula dari perbincangan singkat untuk membentuk sebuah badan usaha independen, terkumpullah dana modal dari 7 orang, diantaranya 5 orang penggagas ditambahkan Imam al Marghoni, Lc. dan Muhammad al Barra. Setelah terkumpul modal, barulah berikutnya terbentuk Bakso Laris Manis dengan membuka stan penjualan di Komplek Perumahan Mahasiswa Selangor Malaysia di Tub Romli, Nasr City, Cairo. Optimisme muncul saat berhasil terjualnya 53 porsi bakso di penjualan perdana. Hal tersebut cukup dapat menjadi pemicu semangat untuk mengembangkan potensi mereka.

Misi yang dibawa pada awal terbentuknya Bakso Laris Manis adalah menjalin tali silaturrahmi diantara saudara sebangsa yang bersama-sama merantau ke negeri para nabi untuk menuntut ilmu. Hal tersebut terwujud dengan dirangkulnya beberapa nama untuk turut serta membangun dan mengembangkan Bakso Laris Manis, diantara mereka adalah Muhammad Nadhor, Nasikhul Amin, Ahmad Mughni Rahmatullah, Abdul Muis Amin dan M. Thoifin Hakim. Jadilah anggota bakso Laris Manis menjadi 12 orang dibawah nahkoda sdr. Syaikhul Islam, Lc.

Berbagai upaya melelahkan dilakukan sebelum akhirnya mereka memiliki sebuah sekretariat di kawasan Tub Romli, tepatnya di samping masjid al Walidain.

Dengan adanya sekretariat, tidak hanya bergerak pada bidang usaha. Namun Bakso Laris Manis juga mengadakan pertemuan rutin setiap hari Kamis malam Jumat. Pertemuan rutin yang dimulai setiap ba’da Maghrib ini kita kemas dalam wadah Spiritual dan diisi dengan kegiatan sema’an (Tahfidzul Qur’an) dilanjutkan dengan pembacaan Shalawat atas junjungan Nabi Besar Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, diakhiri dengan pengajian al Hikam karya ulama besar Ibn Atho’illah as Sakandary dan pengajian al Bayan karya Mufti Mesir Dr. Ali Jum’ah.

Pada 14 februari 2009, Bakso Laris Manis juga turut andil dalam memeriahkan peringatan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Acara tersebut menjadi ajang pertama untuk mengenalkan Bakso Laris Manis kepada sebagian Masyarakat Indonesia di Mesir. Sehingga bertambahlah anggota bakso Laris Manis dengan masuknya sdr. Muhammad Hafidh, Lc. dan Muhammad Hafid Muzadi.

Selain di bidang usaha dan spiritual, Bakso Laris Manis juga sangat memperhatikan akademis para anggotanya, mengingat tujuan utamanya datang di Negeri Mesir. Hal tersebut diwujudkan dengan dihentikannya semua kegiatan usaha Bakso Laris Manis pada 20 April 2009 menjelang ujian termin 2, dan upaya tersebut membuahkan hasil yang sangat memuaskan dengan 100% kenajahan seluruh anggotanya.

Kegiatan sosialpun selalu digalakkan oleh Bakso Laris Manis, terbukti dengan pembagian muqorror gratis bagi anggotanya yang kurang mampu.

Tepat pada tanggal 5 Mei 2009, Bakso Laris Manis resmi membuka cabang usaha lain berupa jasa pelayanan tiket Kairo – Indonesia. Dengan bekerjasama dengan beberapa pihak travel yang tersebar di kairo, Laris Manis Travel mampu mendapatkan puluhan pelancong yang menggunakan jasa tersebut.

Beberapa hari setelah ujian termin dua, para anggota mendapatkan panggilan untuk membuka stan penjualan bakso di SIC (Sekolah Indonesia Cairo). Mereka juga menarik satu orang anggota baru, Cihwanul Kirom, yang langsung diamanati untuk menjadi penanggung jawab dalam bidang ini. Dan usaha ini masih berlangsung sampai sekarang.

Pada pertemuan tanggal 26 juni 2009, seluruh anggota Bakso Laris Manis sepakat dalam membentuk wadah untuk membedakan antara kegiatan usaha bakso, travel serta kegiatan-kegiatan spiritual dan edukasi lainnya. Wadah tersebut dinamai ESES, yang termasuk kependekan dari Education, Spiritual, Entrepreneurship and Social Welfare. Pada hari yang sama, para anggota Bakso Laris Manis juga menyepakati penghilangan hak investasi serta merelakan modal yang telah diberikan oleh tujuh investor.

ESES akhirnya diresmikan pada tanggal 30 Juni 2009 oleh ke-15 anggotanya. Dengan pimpinan Saudara Syaikhul Islam Lc, dan beliau juga mantan direktur ESES pertama sampai masa jabatanya berakhir dikarenakan telah kembali ke tanah air , maka pada 19 oktober 2009, anggota ESES menobatkan Saudara Imam Al-Marghoni Lc, sebagai Direktur ESES kedua untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan ESES ke depan.

Cairo, 1 November 2009

Komentar :

ada 4 komentar ke “Profil ESES”
Anonim mengatakan...
pada hari 

wuih wez jd rek blog na smoga 7an mulia dr ESES ni tercapai amin Ya Rob.....:x

Anonim mengatakan...
pada hari 

semoga ESES Foundation menjadi lembaga yang mampu membawa amanah bangsa dan agama ini dengan moderat dan kasih sayang.

Murad Maulana mengatakan...
pada hari 

semoga maju terus dan selalu berkembang untuk eses foundation.

rahmatpunya mengatakan...
pada hari 

selamat,maju terus tuk berjuang. salam buat semua.

Poskan Komentar

 
Home | Gallery |Posts RSS | Comments RSS

Copyright © 2009 ESES Foundation |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.